UKM Renang

UKM Renang STIKes Panti Rapih wadah mahasiswa mengasah kemampuan teknik renang dan disiplin melalui latihan rutin dan kompetisi.

UKM renang di STIKes Panti Rapih bukan sekadar tempat untuk olahraga air. Ia menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat, memperdalam teknik, dan memahami aspek fisiologi tubuh manusia di air. Menariknya, sebagian besar anggota berasal dari jurusan keperawatan dan fisioterapi, membuat diskusi latihan sering melebar ke bahasan anatomi otot atau kontrol pernapasan.

Di bawah bimbingan pelatih berpengalaman, mahasiswa belajar gaya bebas, punggung, dada, hingga kupu-kupu. Setiap sesi latihan dibuka dengan pemanasan singkat di pinggir kolam, lalu simulasi teknik dasar di air yang biasanya berlangsung sekitar satu setengah jam. Fokusnya bukan hanya stamina, tapi juga efisiensi gerakan.

Filosofi dan Tujuan Pembentukan UKM Renang

Tujuan utama pendirian UKM renang ini sederhana namun kuat: membentuk mahasiswa yang sehat, disiplin, dan memiliki semangat kompetitif sehat. Olahraga renang melatih ketahanan jantung, paru-paru, sekaligus mental. Dalam jangka panjang, kegiatan ini membantu mahasiswa menyeimbangkan tekanan akademik dengan aktivitas fisik.

Filosofi yang dipegang UKM adalah “air sebagai ruang belajar.” Di dalam kolam, setiap orang memulai dari titik yang sama, tidak ada yang langsung mahir. Dengan latihan konsisten, anggota belajar menghargai proses. Nilai inilah yang kemudian terbawa ke kelas maupun kehidupan sehari-hari.

Struktur dan Kegiatan Rutin

Organisasi UKM renang STIKes Panti Rapih memiliki struktur sederhana namun efektif. Terdapat ketua, sekretaris, bendahara, serta divisi pelatihan dan kompetisi. Divisi pelatihan mengatur jadwal latihan, biasanya dua kali seminggu di kolam renang GOR terdekat, sedangkan divisi kompetisi menyiapkan anggota untuk mengikuti kejuaraan antar perguruan tinggi.

Selain latihan, UKM ini juga rutin mengadakan workshop anatomi gerak di air, sharing mengenai pemahaman teknik napas, dan simulasi penyelamatan dasar. Kegiatan ini menjembatani teori dengan praktik, sesuatu yang sangat relevan bagi mahasiswa bidang kesehatan.

Dari Dasar ke Teknik Lanjutan

Setiap anggota baru mulai dengan evaluasi teknik renang dasar. Pelatih akan memperbaiki posisi tubuh, cara tendangan, hingga irama tangan. Setelah tiga hingga empat minggu, anggota biasanya sudah mampu menempuh jarak 50 meter tanpa berhenti. Dalam konteks pembinaan, ini adalah progres yang penting.

Untuk anggota tingkat lanjut, latihan difokuskan pada peningkatan kecepatan dan daya tahan. Ada sesi khusus “interval swimming,” dimana peserta berenang bergantian dalam kecepatan tinggi dengan waktu istirahat yang sangat singkat. Latihan semacam ini menguji kesabaran dan mengasah kemampuan tubuh untuk tetap efisien meski kelelahan.

Kompetisi dan Prestasi Mahasiswa

Walau berawal dari kegiatan kampus, UKM renang STIKes Panti Rapih memiliki sejarah keikutsertaan dalam berbagai kompetisi regional. Beberapa tahun terakhir, mereka berhasil membawa pulang medali dari ajang Pekan Olahraga Mahasiswa (Pomda) DIY. Prestasi ini bukan hanya hasil bakat, tetapi juga disiplin latihan dan solidaritas tim.

Menariknya, setiap kali bertanding, mahasiswa membawa semangat “bersaing untuk belajar.” Hasil akhir memang penting, tetapi pengalaman berada di bawah tekanan kompetisi dianggap jauh lebih berharga untuk pembentukan karakter.

Makna dan Dampak bagi Mahasiswa

Mengikuti UKM renang memberi dampak luas bagi kehidupan kampus. Banyak anggota mengaku menjadi lebih fokus belajar karena tubuh terasa bugar dan pikiran jernih setelah latihan. Selain itu, interaksi lintas jurusan mempererat ikatan sosial antar mahasiswa.

Yang tak kalah menarik adalah efek jangka panjangnya. Aktivitas renang membantu mahasiswa memahami keteraturan dan disiplin waktu. Dua hal yang sangat berpengaruh dalam profesi kesehatan. Kolam renang, pada akhirnya, menjadi wadah belajar yang tak kalah penting dari ruang kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *